Jenazah KH Maimoen Zubair dikeluarkan dari RS Al Noor, Mekkah, Selasa pagi (6/8/2019) sekitar pukul 7.18 waktu setempat menuju tempat pemandian jenazah dan akan disemayamkan di Kantor Urusan Haji Daker Syisyah, Mekkah. Mbah Moen juga rencananya akan dishalatkan di Masjidil Haram kemudian dimakamkan di Kota Mekkah. ANTARA/Hanni Sofia/pri
PELITAINDONESIA.CO – Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengenang sosok ulama kharismatik Maimoen Zubair yang pernah berpesan kepada dirinya agar selalu menjaga agama dan negara.
"Bangsa ini kehilangan seorang ulama kharismatik nasional, KH Maimoen Zubair. Semoga Allah SWT menerima segala amal dan jasa beliau bagi umat, bangsa dan negara," kata Fahri dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa.
Fahri mengisahkan pertemuannya dengan Mbah Moen saat berkunjung ke Ponpes Al-Anwar Sarang, Rembang, beberapa waktu lalu.
Dalam pertemuan itu, Fahri mendapat banyak nasihat tentang keumatan dan kebangsaan yang tidak boleh dipisahkan.
"Jaga Agama Jaga Negara adalah pesan terakhir Mbah Moen yang paling berkesan pada saya," ujarnya.
Dia sudah sering mendengar nasihat Mbah Moen dan itu dilakukannya sejak Mbah Moen menjadi anggota MPR Transisi dari PPP pascareformasi.
Fahri terakhir bertemu di pernikahan anak Khofifah Indarparawansa di Surabaya. Fahri baru mau merencanakan silaturahim di Mekkah, namun Mbah Moen telah meninggal.
"Saya menyampaikan ucapan duka yang mendalam atas wafatnya Mbah Moen. Semoga kita dapat meneruskan cita-cita mulianya," ujarnya.
Ulama kharismatik pemilik Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang, KH Maimoen Zubair wafat di Makkah, Arab Saudi, Selasa.
Demikian berita ini dikutip dari ANTARANEWS.COM untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.
