Umi Kalsum, calhaj Langkat tertunda ke Tanah Suci karena sakit

oleh
oleh
Umi Kalsum, calhaj Langkat tertunda ke Tanah Suci karena sakitRatusan jamaah calon haji (calhaj) kloter 02 Embarkasi Medan asal Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara, di Asrama Haji Medan, Sabtu (13/7/2019). (FOTO ANTARA/Munawar Mandailing)

PELITAINDONESIA.CO – Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan, Sumatera Utara, H Iwan Zulhami mengatakan seorang jamaah calon haji (calhaj) asal Kabupaten Langkat, Umi Kalsum Muhammad Yusuf Binti Yusuf (62) ditunda keberangkatannya menuju Tanah Suci di Arab Saudi, karena mengalami sakit dan telah dikembalikan ke daerahnya untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

"Calon haji yang tertunda keberangkatannya itu adalah Umi Kalsum, warga Jalan Telaga Said Gang Sekata Pelawi Utara, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara," katanya di Medan, Minggu.

Umi Kalsum, katanya, semestinya tergabung pada kloter 02 Embarkasi Medan, yang pada Sabtu (13/7) sore berangkat bersama sebanyak 387 jamaah calhaj kloter 02 asal Kabupaten Langkat dari Asrama Haji Medan, menuju Tanah Suci.

Ia menjelaskan calhaj tersebut diketahui mengalami sakit kanker payudara setelah dilakukan diagnosa oleh tim kesehatan poliklinik di Asrama Haji Medan.

Setelah pemeriksaan tersebut, katanya, tim kesehatan memutuskan Umi Kalsum batal berangkat ke Madinah.

"Saat ini, Umi Kalsum telah dipulangkan ke rumahnya untuk dirujuk ke rumah sakit," kata Iwan Zulhami, yang juga Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara itu.

Kelompok terbang (Kloter) 02 JCH yang berasal dari Kabupaten Langkat tercatat jumlah 388 orang, satu orang sakit, ditambah 5 petugas haji daerah dan pusat. Dari jumlah sebanyak 388 jamaah calhaj itu, terdiri atas 161 pria dan 226 wanita.

Pada pemberangkatan jamaah calhaj tersebut juga dihadiri Bupati Langkat, Terbit Rencana Perangin-angin, Wakil Bupati Langkat Syah Afandin, dan para undangan lainnya.

Demikian berita ini dikutip dari ANTARANEWS.COM untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *